Filsafat Ilmu Bimbingan Dan Konseling Di Indonesia : Telaah Kritis Teori Dan Praktis

Authors

  • Dwi Bhakti Indri M. Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31538/cjotl.v1i2.371

Keywords:

Bimbingan Konseling, Filsafat Ilmu, Praktis, Teoretis

Abstract

Bimbingan dan konseling memegang peranan penting dalam sistem pendidikan, baik formal, informal, maupun non-formal, karena berkontribusi pada optimalisasi potensi peserta didik di berbagai aspek. Terutama di era Industri 4.0, di mana perubahan teknologi dan sosial memerlukan pengembangan karakter dan keterampilan hidup yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi esensi dan kontribusi layanan bimbingan dan konseling dalam mendukung perkembangan karakter peserta didik di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini mengumpulkan, menelaah, dan mensintesis berbagai sumber pustaka terkait, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Prosedur pengumpulan data mencakup penentuan kata kunci, penelusuran sumber pustaka, seleksi literatur, dan pengelompokan tematik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi konsep utama, temuan relevan, dan hubungan antar gagasan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling berperan penting dalam memfasilitasi perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karakter peserta didik. Berbagai metode, seperti bimbingan kelompok, bimbingan belajar, serta konseling individual dan kelompok, terbukti efektif dalam membantu peserta didik memahami diri dan membuat keputusan yang bijaksana. Penelitian ini juga menemukan bahwa implementasi bimbingan dan konseling perlu dilakukan oleh profesional yang memenuhi kualifikasi tertentu, dan keilmuan ini harus terus dikembangkan melalui penelitian lanjutan untuk meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN). (2007). Rambu-rambu penyelenggaraan bimbingan dan konseling dalam jalur pendidikan formal (Naskah Akademik). Bandung: ABKIN.

American School Counselor Association (ASCA). (2005). The ASCA national model: A framework for school counselling programs. Michigan: The American School Counselor Association.

Bereiter, C. (1973). Must we educate? Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall, Inc.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian kualitatif & desain riset: Memilih di antara lima pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cooker, J. K., Astramovich, R. J., & Hoskins, W. J. (2004). Introducing the Accountability Bridge Model: A program framework for school counsellors. ACA Vitas, 46, 207–209.

Corey, G. (2017). Theory and practice of counselling and psychotherapy (10th ed.). Boston: Cengage Learning.

Corey, M. S., Corey, G., & Corey, C. (2010). Theory and practice of group counselling (8th ed.). Belmont, CA: Brooks/Cole.

Covey, S. R. (1989). Seven habits of highly effective people: Powerful lessons in personal change. New York: Simon and Schuster.

Dorcas. (2015). Functional guidance and counselling centre in a tertiary institution. The Journal of International Social Research, 8(42), 135–141. https://doi.org/10.17719/jisr.2015.5311

Durojaiye, M. O. A. (1974). A new introduction to educational psychology. Ibadan: Evans Brothers Nig. Ltd.

Durnall, E. J., Jr., M., J. F., & Wrenn, C. G. (1958). Symposium: The counsellor and his religion. Personnel and Guidance Journal, 36, 326–334.

Geldard, K., Geldard, D., & Foo, R. Y. (2018). Counselling children: A practical introduction (5th ed.). London: SAGE Publications.

Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (2016). Introduction to counselling and guidance (8th ed.). Boston: Pearson Education.

Gibson, R. L., & Mitchell, M. H. (1981). Introduction to guidance. USA: Macmillan Publishing.

Gladding, S. T. (2012). Effective group counselling. Greensboro, NC: ERIC/CASS.

Gladding, S. T. (2018). Counselling: A comprehensive profession (8th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Gysbers, N. C., & Henderson, P. (2000). Developing and managing your school guidance program (3rd ed.). Alexandria, VA: American Counseling Association.

Hall, C. S. (1956). A primer of Freudian psychology. New York: Mentor.

Hart, C. (2018). Doing a literature review: Releasing the research imagination (2nd ed.). London: Sage Publications.

Heppner, P. P., et al. (2008). Research design in counselling. Thomson: Canada.

Havighurst, R. J. (1961). Human development and education. New York: Longmans, Green & Co.

Kartadinata, S. (2011). Menguak tabir bimbingan dan konseling sebagai upaya pedagogis: Kiat mendidik sebagai landasan profesional tindakan konselor. UPI Press.

Krech, D., et al. (1962). An individual in society. Tokyo: McGraw-Hill, Kogakusha.

Lasan, B. B. (2015). Mengidentifikasi keilmuan bimbingan konseling. Malang: UM Press.

Natawidjaja, R. (2009). Keilmuan bimbingan dan konseling. Bandung: Pustaka Setia.

Ogburn, W. F., & Nimkoff, M. F. (1953). A handbook of sociology. London: Routledge and Kegan Paul.

Ormrod, J. E. (2020). Educational psychology: Developing learners (10th ed.). Boston, MA: Pearson.

Pearson, K. (1892). The grammar of science. London: Dent & Son.

Permendikbud No. 111. (2014). Bimbingan dan konseling di pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Sadock, B. J., Sadock, V. A., & Ruiz, P. (2015). Kaplan & Sadock’s synopsis of psychiatry (11th ed.). Philadelphia: Wolters Kluwer.

Santrock, J. W. (2018). Life-span development (17th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Sharf, R. S. (2016). Theories of psychotherapy and counselling: Concepts and cases (6th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Shertzer, B., & Stone, S. C. (1974). Fundamentals of counselling. Boston: Houghton Mifflin Co.

South Carolina Guidance and Counselling Writing Team. (2008). The South Carolina Comprehensive Developmental Guidance and Counselling Program Model.

Surajiyo. (2013). Filsafat ilmu dan perkembangannya di Indonesia: Suatu pengantar. Jakarta: Bumi Aksara.

Surajiyo. (2012). Ilmu filsafat: Suatu pengantar. Jakarta: Bumi Aksara.

Tafsir, A. (2016). Filsafat ilmu: Mengurai ontologi, epistemologi, dan aksiologi pengetahuan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tambuwal, M. U. (2010). Organising and administering guidance and counseling programmes at the elementary school level for effective performance. A paper delivered at a 4-day workshop for para-counselling officers by the SUBEB in collaboration with SSCOE, Sokoto.

Witherington, H. C. (1952). Educational psychology. Boston: Ginn & Co.

William, D., Wilkins, B. J., & Perlmutter, B. J. (2016). The philosophical foundations of guidance and personnel work.

World Health Organisation. (2021). Guidelines on mental health promotive and preventive interventions for adolescents. Geneva: WHO.

Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2021-12-13

How to Cite

Indri M., D. B. (2021). Filsafat Ilmu Bimbingan Dan Konseling Di Indonesia : Telaah Kritis Teori Dan Praktis. Chalim Journal of Teaching and Learning, 1(2), 209–217. https://doi.org/10.31538/cjotl.v1i2.371

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.